HATI-HATI MILIH INVESTASI !!! BERITA TERBARU

Jakarta – Upaya Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK) mendeteksi perusahaan-perusahaan investasi ilegal mulai menuai hasil.

Pekan lalu Departemen Keuangan memperoleh laporan, sedikitnya ada 12 perusahaan penghimpun dana masyarakt berkedok pengelolaan investasi yang diduga ilegal. Adapun 12 perusahaan tersebut beroperasi secara //on line// dan dalam bentuk perseroan terbatas.

Seperti dilansir situs Depkeu, Minggu (6/1), 12 perusahaan investasi yang diduga melakukan praktek penghimpunan dana masyarakat secara ilegal tersebut antara lain; Sunshine Empire, PT Berkat Lestari (oil pods internasional), PT Brankas Wealth Management, PT Panca Danamas Investama, Swisscash, PT Megaperdana,  http://www.lifelacket-online.com, http://www.financialrevolusi.com, http://www.megadana.com, http://www.arisanmotor.com, http://www.e-komit.com, http://www.investasipasti.tk

Berkaitan dengan itu, Kepala Bapepam-LK A Fuad Rahmany beberapa waktu lalu meminta masyarakat agar lebih waspada dan teliti menyikapi tawaran investasi yang memberi keuntungan sangat menggiurkan. “Akhir-akhir ini semakin banyak muncul pihak menawarkan penghimpunan dana dan pengelolaan investasi secara ilegal,” ujarnya waktu itu.

Sebelumnya, pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Pengelolaan Investasi, sudah mengantongi lima nama perusahaan yang menipu nasabahnya. Perusahaan investasi itu, yakni PT Gamasmart Karya Utama, Platinum Investment, Harison Jaya Sentosa, Wahana Bersama dan Sarana Perdana Indoglobal. Modus yang digunakan biasanya menawarkan produk investasi dengan keuntungan tinggi.

AKBP Unit II Perbankan Mabes Polri C.H. Pattopoi mengatakan, untuk kasus Gamasmart sudah dalam penyelidikan kepolisian. “Kami sudah melakukan penahanan terhadap Direktur Utamanya berinisial PAT, lalu komisaris berinisial RF, Direktur Investasi berinisial FT serta Direktur Pemasarannya berinisial FMP, kasus ini masih dalam proses penyelidikan,” tuturnya.

Saat ini Satgas yang terdiri dari pihak Kepolisian, Bank Indonesia, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi dan Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri serta Bapepam-LK.

Fuad menjelaskan, biasanya, perusahaan investasi ilegal itu dilengkapi dengan infrastruktur yang memadai, data keuangan serta simulasi investasi yang masuk akal sehingga tampak meyakinkan. Akibat tindak penipuan perusahaan investasi ilegal, bukan saja merugikan nasabah tapi juga berdampak buruk pada iklim investasi khususnya investasi di sektor keuangan.

“Awalnya nasabah menerima keuntungan dari dana yang diinvestasikan, seiring dengan makin banyaknya nasabah dan besarnya dana yang dikelola, berbagai masalah muncul mulai dari keterlambatan pembayaran bunga hingga puncaknya berupa lenyapnya dana nasabah,” kata Fuad.

Ia pun menilai, adanya berbagai penipuan di bidang investasi yang seringkali terjadi di Indonesia ini berdampak buruk terhadap iklim investasi di Indonesia khususnya di sektor keuangan. Karena itu sejak 20 Juni 2007 telah dibentuk Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Pengelolaan investasi.

Ketua Satuan Tugas tersebut yaitu Wahyu Hidayat mengatakan, biasanya modus operandi yang dilakukan oleh perusahaan investasi ilegal ini adalah melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi dengan tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah.

“Produk yang ditawarkan berupa //fix income products// yang tidak terpengaruh pergerakan pasar, selain itu keuntungan yang ditawarkan tidak masuk akal dan dalam jumlah yang pasti, metode penjualannya pun dilakukan dengan sistem yang menyerupai multilevel marketing (MLM),” tutur Wahyu yang juga menjabat Kepala Biro Penyelidikan Bapepam LK Depkeu.

One thought on “HATI-HATI MILIH INVESTASI !!! BERITA TERBARU

  1. ada lagi Perusahaan yang Menggalang dana Masyarakat :Indorichclub.com menara era lt2 room 2 jakarta pusat, sekarang sudah tutup per kemaren tgl 09/08/2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s